Liga Champions
Live on SCTV
Kamis (21/2) pukul 02.45 WIB
AC Milan vs Barcelona
Level
penyerang muda AC Milan Stephan El Shaarawy belumlah setinggi superstar
Barcelona Lionel Messi. Tetapi sosok El Shaarawy disebut-sebut akan
menjadi penantang serius Messi dalam laga penuh gengsi di San Siro,
Kamis (21/2) dinihari.
El Sha yang berjuluk The Little Pharaoh baru menapaki kariernya bersama I Rossoneri.

Sedangkan
Messi sudah berada di puncak karier bahkan telah mengguguli sejumlah
pemain sepakbola terhebat yang ada di muka bumi. Tak ada juga yang
memungkiri jika Messi pantas disebut sebagai dewa bola yang ada di abad
ini.
Sesuai dengan julukannya masing-masing, duel dua tim besar
Eropa pada leg pertama 16 besar Liga Champions ini mengetengahkan kisah
Si Firaun Kecil melawan Dewa Bola. Seperti kisah dalam film mission
impossible dalam sepakbola juga biasa terjadi kejutan yang tak terduga.
Sangat
tidak mustahil El Sha yang berdarah campuran Mesir-Italia mampu tampil
gemilang mengungguli Messi di San Siro nanti. Sepak terjang pemuda 20
tahun itu belakangan telah banyak menyita perhatian.
Dia adalah
simbol kebangkitan I Rossoneri bersama skuad muda lainnya. 15 gol
dicetak El Sha di kompetisi Serie A musim ini ditambah dua gol dalam
enam laga di Liga Champions cukup pas untuk menggambarkan apa yang akan
diberikan pemain berambut mohawk itu pada Milan saat menghadapi raksasa
Catalan.
Maka tak heran jika para pembesar Milan berharap sang
penyerang tak mengalami masalah yang bisa mengganggu penampilannya pada
laga krusial melawan Barcelona. Wakil Presiden Milan Adriano Galliani
berharap El Sha bisa sembuh dari cedera lututnya.
"Kami berharap
bahwa El Shaarawy bisa pulih tepat waktu untuk pertandingan melawan
Barca. Kami beruntung membeli Mario Balotelli pada bulan Januari, saat
Giampaolo Pazzini cedera dan El Shaarawy berangsur pulih dari cedera
lutut," kata Galliani.
El Sha sempat bermasalah dengan lututnya.
Kabar terbaru menyebutkan ia sudah ikut berlatih bersama rekan-rekannya
sejak Senin (17/2). Ia juga menjalani sesi latihan ekstra di gym demi
memulihkan kondisinya. Diperkirakan sang Firaun Kecil sudah siap
dimainkan melawan Barca.
El Shaarawy memang harapan besar Milan
pada laga ini. Balotelli yang baru mereka beli dari Manchester City tak
bisa memperkuat Milan di Champions musim ini karena cup tied. Sebelumnya
ia sudah pernah memperkuat City di penyisihan grup.
Robinho juga
masih berada dalam kondisi kurang fit. Dengan demikian, jika Pelatih
Massimiliano Allegri memaksakan Milan bermain dengan tiga penyerang,
kemungkinan dia akan memasang duet El Sha, M'Baye Niang, dan
Kevin-Prince Boateng.
Sosok Prince Boateng juga pantas mendapat
perhatian kubu Barca. Pemain asal Ghana yang juga berambut mohawk
seperti El Shaarawy ini akan berperan sebagai striker lubang.
Kualitas pemilik nomor 10 ini juga terus membaik. Dan ia akan menjadi
lawan ideal bagi gelandang serang Barca, Andres Iniesta.
Peraih
posisi ketiga Ballon d'Or 2012 ini akan menjadi kreator serangan Barca
menyusul kondisi Xavi Hernandez yang masih meragukan.
Tridente
Mohican, El Sha, Prince Boateng, dan Niang akan mendapat dukungan dari
sektor tengah yang diisi dua gelandang Timnas Italia, Antonio Nocerino,
Ricardo Montolivo, dan gelandang senior Massimo Ambrosini.
Belakang Lemah
Sektor
pertahanan akan dipercayakan kepada Christian Abbiati di bawah mistar
gawang dengan Mattia De Sciglio, Mario Yepes, Cristian Zapata, dan Kevin
Constant.
Lini belakang Milan menjadi titik terlemah. Hal ini
bisa menjadi makanan empuk Messi, yang datang ke San Siro dengan membawa
ambisi besar sebagai pemain yang belum terhentikan untuk menjebol
gawang lawan.
Berbekal dua gol yang dicetaknya ke gawang Granada
di La Liga, Messi yang sudah menembus rekor 300 gol diharapkan bisa
kembali menambah pundi-pundi golnya untuk terus mencetak berbagai rekor
yang sudah banyak dipecahkannya.
Dengan kondisi David Villa yang
berada dalam kondisi kurang fit karena cedera, Barcelona kemungkinan
besar akan kembali memberikan kepercayaan kepada Pedro Rodriguez di lini
depan bersama Alexis Sanchez yang terlihat on fire di beberapa laga
terakhir.
Di sektor tengah memang ada masalah dengan cedera yang
dialami Xavi, tapi Tim Catalan tak perlu khawatir sebab mereka masih
memiliki Andres Iniesta yang memiliki kemampuan setara dengan Xavi.
Cesc
Fabregas atau Thiago Alcantara juga siap berperan sebagai gelandang
serang, dengan Sergio Busquets menjadi penyeimbang lini serang dan
pertahanan Barca.
Nyaris tak ada masalah dengan pertahanan
Barcelona pada lawatan ke San Siro kali ini. Dua simbol pertahanan
Barcelona Gerard Pique dan Carles Puyol sama-sama berada dalam kondisi
sehat. Begitupun dengan dua wing back utama, Jordi Alba dan Daniel
Alves.
Kondisi ini membuat skuad Barca sangat optimistis bisa
mendapatkan poin di San Siro. "Kami datang ke San Siro untuk menang.
Milan senantiasa berbahaya. Kami tengah dalam performa bagus dan
berharap bisa bermain baik di sana. Kami ingin berada di setiap
kompetisi dan kami berusaha
memenangi segalanya," tegas Pedro.
Kalah di San Siro
Belakangan
Barca memang cukup akrab dengan Milan di kompetisi Liga Champions. Ada
fakta menarik dari enam pertemuan terakhir Milan dan Barca di Liga
Champions. Milan selalu berhasil menahan imbang Barca di Camp Nou, tapi
sebaliknya malah selalu kalah di San Siro. Musim lalu, Barca menang 3-1
atas Milan pada leg kedua babak 16 besar setelah sempat bermain imbang
0-0 di Camp Nou pada leg pertama.
Di fase yang sama pada musim
sebelumnya, Milan juga menyerah 2-3 di San Siro pada leg kedua setelah
memaksa Barca berbagi angka 2-2 di Cam Nou pada leg pertama. Sementara
jauh sebelumnya, di musim 2005/2006, juga di fase knockout, Milan juga
menderita dengan kekalahan 0-1 di San Siro lalu menahan Barca 0-0 di
Camp Nou.
Total dari 10 pertemuan, Milan hanya menang dua kali,
Barca empat kali, dan imbang empat kali. Terakhir Milan menang pada 20
Oktober 2004 dengan skor 1-0 di San Siro. Entah kenapa, skuad Milan
seperti merasa inferior setiap bertemu Barca, khususnya di San Siro.
Inilah yang menjadi penyebab mereka selalu menelan kekalahan. Jika pada
pertemuan nanti Ambrossini dkk masih tetap merasa minder menghadapi
superioritas Barca, alamat kekalahan di San Siro bakal terulang
lagi.(Tribunnews.com/cen)