skip to main |
skip to sidebar
06.58
Unknown
Masih simpang siur siapa yang memulai perang di Lahad Datu, Sabah ini.
VIVAnews - Baku tembak antara tentara Malaysia dengan pasukan Kesultanan Sulu Filipina di Lahad Datu, Sabah, terus bertambah. Laman BBC, Jumat 1 Maret 2013, melaporkan setidaknya ada 14 orang tewas akibat pertempuran itu.
Kepala
Polisi Sabah Hamza Taib mengatakan, dari 14 korban tewas itu, dua di
antaranya adalah polisi Malaysia. Sementara, 12 korban lainnya merupakan
pasukan Kesultanan Sulu.
Hamza Taib mengatakan, baku tembak
telah berlangsung selama 30 menit pada Jumat pagi waktu setempat. Dia
mengklaim saat itu lima anggota pasukan Sulu melepaskan tembakan
terlebih dulu saat tentara Malaysia mengetatkan pengepungan di Lahad
Datu.
"Kami tidak ingin menangkap mereka, namun mereka menembak
ke arah kami. Kami tidak punya pilihan kecuali membalas tembakan
tersebut," kata Hamza Taib.
Hingga kini masih simpang siur
penyebab terjadinya baku tembak ini. Pimpinan pasukan Kesultanan Sulu
Agbimuddin Kiram mengatakan, polisi Malaysia lah yang mula-mula
melepaskan tembakan.
"Mereka (polisi Malaysia) di sini, mereka
memasuki wilayah kami sehingga kami mempertahankan diri. Tiba-tiba ada
tembakan," kata Kiram. "Kami dikepung. Kami akan mempertahankan diri,"
dia menambahkan. (umi)
Posted in: